Techbiz.id – Samsung kembali memantapkan posisinya di pasar smartphone lipat lewat peluncuran Galaxy Z Fold7 dalam acara Galaxy Unpacked di New York City, Amerika Serikat. Sebagai penerus dari Galaxy Z Fold6, perangkat ini membawa banyak peningkatan yang terasa nyata — baik dari segi desain, bobot, maupun performa.
Kami berkesempatan mencoba langsung perangkat ini, dan kesan pertama yang muncul adalah: ini bukan sekadar pembaruan biasa.
Desain Masih Khas, Tapi Lebih Nyaman


Meski dari tampilan luar Galaxy Z Fold7 terlihat serupa dengan pendahulunya, sensasi saat menggenggamnya benar-benar berbeda. Samsung berhasil membuat bodinya terasa lebih proporsional dan nyaman dalam genggaman.
Ketika dalam keadaan terlipat, Fold7 terasa seperti smartphone biasa. Ukurannya tak lagi terasa “janggal” seperti seri sebelumnya. Ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang menginginkan bentuk yang praktis namun tetap premium.
Samsung juga membuat perangkat ini 26 persen lebih tipis dibandingkan Fold6. Saat dilipat, ketebalannya hanya 8,9 mm, dan dalam posisi terbuka, menjadi 4,2 mm saja. Perbedaan ini terlihat kecil di atas kertas, tapi sangat terasa saat digunakan.
Layar Depan Lebih Lega, Layar Utama Lebih Imersif


Salah satu penyempurnaan paling mencolok adalah bagian layar. Galaxy Z Fold7 kini mengusung layar cover 6,5 inci, meningkat dari 6,3 inci di generasi sebelumnya. Rasio layar 21:9 juga membuat tampilan depannya semakin mirip smartphone konvensional, lebih praktis untuk keperluan sehari-hari seperti chatting atau scrolling media sosial.
Buka perangkatnya, kamu akan disambut layar utama Dynamic AMOLED 2X seluas 8 inci. Kualitas visualnya jernih, tajam, dan sangat mendukung produktivitas maupun hiburan. Untuk perlindungan ekstra, layar depan sudah dilapisi Gorilla Glass Ceramic 2, sementara bagian belakangnya dilindungi Gorilla Glass Victus 2.
Lebih Ringan dari Galaxy S25 Ultra!


Bobot menjadi aspek penting dalam kenyamanan sebuah smartphone, terutama untuk perangkat lipat. Samsung tampaknya sangat paham soal ini. Galaxy Z Fold7 hanya memiliki bobot 215 gram, yang artinya lebih ringan 24 gram dari Fold6, dan bahkan lebih ringan dari Galaxy S25 Ultra yang berbobot 218 gram.
Bagi pengguna yang sering membawa smartphone sepanjang hari, ini jelas menjadi nilai plus. Rasa “berat” yang dulu sering dikeluhkan di lini Fold kini tidak lagi terlalu terasa.
Debut Kamera 200MP di Lini Fold


Salah satu kejutan dari Galaxy Z Fold7 adalah kehadiran kamera utama beresolusi 200MP. Ini adalah kali pertama Samsung membawa sensor sebesar ini ke lini Fold. Selama ini, kamera 200MP hanya hadir di lini Ultra.
Meskipun kami belum sempat menguji hasil fotonya secara mendalam, kehadiran sensor sebesar ini tentu menjanjikan kualitas foto yang lebih tajam dan detail, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Untuk ulasan kamera yang lebih komprehensif, tunggu artikel berikutnya ya!
Dapur Pacu Ngebut dengan Snapdragon 8 Elite


Samsung menyematkan chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy, prosesor yang dirancang khusus untuk performa tinggi. Chip ini dipadukan dengan opsi RAM 12GB atau 16GB, cocok untuk multitasking berat, gaming, hingga penggunaan profesional.
Tak hanya soal kecepatan, Samsung juga membawa inovasi baru berupa Ultra High Thermal Density Layer — sebuah lapisan tambahan yang membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil. Sistem pendinginan ini didukung vapor chamber yang kini berukuran lebih besar, menjaga performa tetap maksimal tanpa bikin perangkat panas.
One UI 8 + Android 16 + Galaxy AI = Kombinasi Pintar


Galaxy Z Fold7 menjalankan One UI 8 berbasis Android 16, dan sudah dibekali dengan Galaxy AI terbaru. Teknologi kecerdasan buatan ini membawa berbagai fitur pintar, seperti transkripsi otomatis, ringkasan dokumen, hingga perintah berbasis suara yang makin intuitif.
Antarmuka One UI di Fold7 terasa sangat optimal untuk layar lipat. Multitasking antar aplikasi bisa dilakukan dengan lancar, bahkan membuka 3 aplikasi sekaligus di satu layar bukan masalah.
Baterai 4.400mAh dengan Fast Charging 25W


Untuk menunjang semua performa dan tampilan visualnya, Samsung membekali Fold7 dengan baterai 4.400mAh. Kapasitas ini memang tidak meningkat drastis, tapi dengan optimalisasi dari chipset dan sistem pendingin, daya tahan baterai tetap memuaskan.
Perangkat ini mendukung pengisian cepat 25W, serta pengisian nirkabel dan reverse wireless charging. Cocok buat kamu yang aktif, tapi tak ingin tergantung terlalu lama dengan colokan.
Evolusi Nyata di Setiap Sisi


Galaxy Z Fold7 bukan hanya “Fold6 yang diperhalus”. Ini adalah perangkat yang benar-benar membawa peningkatan nyata dalam banyak aspek: lebih ringan, lebih tipis, layar lebih lega, kamera lebih canggih, dan performa lebih bertenaga.
Bagi kamu yang sebelumnya ragu pindah ke smartphone lipat karena alasan berat, dimensi, atau ketahanan — Galaxy Z Fold7 bisa jadi jawaban.
Kita tinggal menunggu harga resminya di Indonesia. Tapi jika melihat speknya, bisa diprediksi bahwa perangkat ini akan dibanderol premium, sebanding dengan segala keunggulan yang ditawarkan.
