
loading…
Manajemen JPE tetap mempercayakan kursi pelatih kepala kepada Bulent Karslioglu. Pelatih asal Turki itu dinilai sukses membangun fondasi tim juara pada musim lalu dan dianggap sosok yang tepat untuk menjaga konsistensi performa di tengah persaingan yang kian ketat.
Chief de Mission Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, menyebut mempertahankan gelar jauh lebih berat dibanding meraihnya. Menurutnya, setiap tim akan datang dengan persiapan maksimal untuk menjegal langkah juara bertahan.
“Semua tim ingin merebut posisi juara dan tentu mereka mempersiapkan diri dengan sangat serius. Kami juga harus siap menghadapi tekanan itu,” ujar Werry dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/1/2026).
Werry menambahkan, JPE tak ingin pola permainan tim mudah terbaca lawan. Karena itu, manajemen melakukan kombinasi pemain lama dan baru agar permainan lebih variatif dan adaptif.
“Kami ingin tim berkembang, tidak monoton, sehingga bisa mengantisipasi lawan yang sudah mempelajari cara bermain kami,” katanya.
Di sektor pemain asing, JPE mempertahankan Yana Sherban dan menambah kekuatan lewat kehadiran Wilma Salas Rosell. Sementara di barisan pemain lokal, kembalinya Megawati Hangestri menjadi sorotan utama. Kapten tim nasional Indonesia itu kembali ke klub yang membesarkan namanya setelah berkiprah di level internasional.
