Techbiz.id – Seiring persiapan produsen smartphone Tiongkok untuk bisa meluncurkan jajaran ponsel andalan generasi terbaru mereka ke pasar, semakin banyak informasi mengenai perangkat tersebut mulai beredar di internet. Bocoran terbaru ini mengenai Vivo X500 Pro Max yang akan datang mengisyaratkan adanya peningkatan pada sistem kameranya, berkat kemajuan teknologi terbaru dalam sensor kamera.
Spesifikasi Kamera Vivo X500 Pro Max Resmi Bocor

Menurut detail yang dibagikan oleh Digital Chat Station di Weibo, Vivo X500 Pro Max ini diperkirakan akan dilengkapi dengan konfigurasi tiga kamera. Fitur unggulan baru dari sistem kamera ini dikabarkan adalah sensor utama Sony 50 MP berukuran 1/1,28 inci. Yang diyakini sebagai Sony LYT838 ataupun Sony LYT910 LOFIC yang baru saja diluncurkan.
Bagi yang belum tahu, LOFIC adalah singkatan dari (Lateral Overflow Integration Capacitor). Ini adalah fitur tingkat perangkat keras yang mengatur kontras. Sehingga ini membantu sensor mempertahankan detail pada bagian yang sangat terang maupun juga bayangan yang sangat gelap untuk bisa menghasilkan gambar yang jauh lebih alami.
Pengamat ini memperkirakan kamera sekunder ponsel ini akan berupa kamera telefoto periskop 200 MP dengan sensor 1/1,4 inci, sedangkan lensa ultra lebar 50 MP kemungkinan juga akan mengisi posisi kamera ketiga. Lalu merujuk pada bocoran awal mengenai kamera (Vivo X500 Pro Max). Para analis memperkirakan kamera periskop tersebut akan mengusung panjang fokus 85mm yang bisa menghasilkan zoom 3,5x.
Baca Juga : Redmi K90 Ultra Diluncurkan dengan Baterai 8.550 mAh dan Snapdragon 8 Elite
Hal ini tentunya berpotensi menghadirkan kemampuan makro telefoto berkualitas tinggi pada ponsel andalan Vivo yang akan datang. Selain itu, para analis memperkirakan kamera ini akan membawa dukungan stabilisasi gambar optik (OIS). Selain sisi kamera, bocoran sebelumnya mengenai chipset seri (Vivo X500 Pro) menunjukkan bahwa ponsel ini akan mengandalkan chipset baru ultra kencang (Dimensity 9600 Pro).
Para analis memperkirakan MediaTek akan memakai proses node 2nm dari TSMC untuk memproduksi chipset ini. Ini menjadikannya prosesor seluler pertama mereka ini dengan teknologi tersebut. Dukungan RAM LPDDR6 ini dapat meningkatkan kinerjanya. Menurut sebuah bocoran spesifikasi sebelumnya, Vivo X500 Pro kemungkinan akan mengusung panel (OLED 2K LTPO) berukuran 6,85 inci dengan refresh rate 144 Hz.
Untuk urusan daya tahan, ponsel terbaru ini kemungkinan besar akan mengandalkan baterai berkapasitas hingga 8.000 mAh. Selain itupun, bocoran terbaru mengenai seri Vivo X500 menunjukkan bahwa merek ini juga sedang mempersiapkan Vivo X500e. Namun kita masih belum memiliki sebuah detail yang sangat akurat mengenai model tersebut.
Meskipun pihak Vivo masih belum mengumumkan tanggal peluncuran seri Vivo X500, kita juga memperkirakan informasi dengan lebih lanjut mengenai (ponsel terbaru) ini akan segera muncul menjelang jendela peluncurannya di (Tiongkok) yang memiliki rumor di bulan September.
Fitur dan Spesifikasi Kamera dari Vivo X500 Pro Max
Ponsel ini Memiliki Kamera Utama 50 MP dengan Teknologi Sony LOFIC
- Sensor Sony LYT-838 Terbaru: Kamera utama menggunakan sensor 50-megapixel berukuran besar 1/1.28 inci, yang rumor industri sebut sebagai Sony LYT-838.
- Teknologi Hardware LOFIC: Singkatan dari Lateral Overflow Integration Capacitor. Fitur canggih ini berfungsi mengelola kontras ekstrem secara instan, menjaga detail foto agar tidak pecah pada area yang terlalu terang (highlights) maupun area bayangan yang sangat gelap (shadows). Hasil foto akan terlihat jauh lebih natural dan dramatis meskipun menantang lampu latar yang kuat.
Kamera Periskop Telefoto 200MP yang Ditingkatkan
- Sensor 1/1.4 Inci: Vivo menyematkan kamera telefoto periskop beresolusi 200-megapixel dengan ukuran sensor fisik 1/1.4 inci.
- Focal Length 85mm: Mendukung panjang fokus ideal 85mm yang memberikan kemampuan 3.5x optical zoom yang sangat jernih.
- Fotografi Telefoto Makro: Berkat optimalisasi lensa periskop baru ini, Anda bisa mengambil foto makro (objek jarak sangat dekat) dengan kualitas tinggi langsung menggunakan lensa zoom. Lalu akan menghasilkan efek blur latar belakang (bokeh) yang sangat rapi.
Kamera Ultra-Wide 50MP Generasi Baru
- Sensor Sony IMX8-Series: Untuk menangkap lanskap yang luas, Vivo menguji lensa sudut ultra-lebar 50-megapixel berbasis sensor. Selain itu, ponsel ini hadir dengan sensor Sony IMX8-series untuk memastikan konsistensi warna dan minim distorsi di pinggiran foto.
Sistem Stabilisasi & Akurasi Warna yang Dirombak
- Revisi OIS (Optical Image Stabilization): Vivo membawa rumor baru terkait perombakan total pada struktur kelompok lensa stabilisasi optik mereka. Peningkatan ini bertujuan menghasilkan rekaman video dan pemotretan malam hari yang jauh lebih stabil.
- Sensor Multispektoral: Ponsel ini juga mengandalkan komponen sensor multispektoral tambahan untuk mendeteksi pencahayaan lingkungan dengan akurat. Sehingga dapat mengoptimalkan white balance, dan menghasilkan reproduksi warna mendekati aslinya.
Kelebihan dan Kekurangan Utama Kamera Vivo X500 Pro Max
Kelebihan
- Lensa Telefoto Periskop 200MP: Sensor telefoto berukuran besar (1/1.4 inci) melengkapi ponsel ini untuk menghasilkan detail luar biasa pada foto jarak jauh dan bidikan malam.
- Sensor Utama LOFIC 50MP: Sensor 1/1,28 inci ini menggunakan teknologi LOFIC yang mengontrol saturasi cahaya berlebih. Teknologi ini akan menjaga detail tetap utuh pada kondisi ekstrem (sangat terang maupun sangat gelap).
- Kamera Ultrawide Berkualitas Tinggi: Sensor seri Sony IMX 8 pada ponsel ini menawarkan peningkatan kualitas visual dan sudut pandang yang lebih baik daripada generasi pendahulunya.
Kekurangan
- Gambar Terlalu Overprocessed: Algoritma pemrosesan terkadang menghasilkan gambar terlihat kurang natural atau sedikit buatan.
- Foto Terkadang Tidak Konsisten: Pemrosesan gambar terkadang menghasilkan warna yang berbeda atau tidak konsisten pada skenario pencahayaan tertentu.
- Performa Video Kurang Stabil: Dalam beberapa pengujian bocoran, perekaman video menunjukkan masalah seperti pencahayaan yang berlebihan (overexposed) dan rekaman yang kurang stabil (jittery).
