Techbiz.id – Poco baru saja meluncurkan C95 Pro di Singapura pada tanggal 1 Oktober. Perusahaan ini memperluas jajaran seri-C miliknya dengan meluncurkan ponsel 4G kelas ekonomis baru yang membawa baterai berkapasitas 7.500mAh. Dengan harga kelas entry-level, Poco C95 Pro menghadirkan baterai berkapasitas besar serta layar 120Hz dan dengan dukungan pengisian daya balik (reverse wired-charging).
Spesifikasi dan Fitur Poco C95 Pro

Poco ini sendiri telah menyematkan layar besar dengan ukuran 6,9 inci beresolusi HD+ (1600 x 720) dan refresh rate hingga 120Hz pada aplikasi yang mendukung pada Poco C95 Pro. Layar ini memiliki touch sampling rate 240Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 825 nit dalam mode kecerahan tinggi. Selain itu, ponsel ini mengandalkan Corning Gorilla Glass 7i untuk melindungi layar dari benturan keras.
Poco C95 Pro andalkan chip MediaTek Helio G91-Ultra berfabrikasi 12nm untuk menyokong performanya. Chipset ini mencakup 2 inti performa Cortex-A75 dengan kecepatan hingga 2,0GHz dan 6 inti efisiensi Cortex-A55 dengan kecepatan hingga 1,8GHz. Tersedia pula GPU Mali-G52 MC2. Ponsel ini mengusung RAM LPDDR4X sebesar 6GB atau 8GB serta memori eMMC 5.1 sebesar 128GB atau 256GB.
Pengguna juga mendapatkan slot microSD hibrida yang mendukung kartu hingga kapasitas 2TB. Ponsel ini hadir dengan sistem operasi Xiaomi HyperOS 3 berbasis Android 16. Beralih ke sektor baterai, Poco ini sendiri menyematkan baterai berkapasitas jumbo 7.500mAh yang mendukung pengisian daya 45W melalui port USB Type-C. Menurut Poco, baterai ponsel ini dapat terisi penuh dalam waktu 96 menit.
Menariknya, ponsel ini juga mampu mengisi daya perangkat lainnya seperti earbud atau smartwatch melalui fitur reverse charging kabel dengan daya 22,5W. Poco menyematkan kamera utama 50MP dan lensa tambahan pada Poco C95 Pro untuk menunjang kebutuhan fotografinya. Lalu di bagian depannya, terdapat kamera selfie 8MP.
Kedua kamera tersebut mendukung perekaman video hingga resolusi 1080p pada 30fps, dan ponsel ini juga memungkinkan perekaman video menggunakan kamera depan serta belakang secara bersamaan. Ponsel ini mengantongi sertifikasi IP64 yang menjamin ketahanan terhadap debu dan juga cipratan air, serta menyajikan speaker stereo ganda dan jack headphone 3,5mm. Namun, ponsel terbaru ini hanya mengusung jaringan 4G sehingga belum dapat menangkap sinyal 5G.
Baca Juga : Oppo K15s dan K15x Diluncurkan dengan Baterai Berkapasitas Besar dan Ketahanan yang Luar Biasa
Kelebihan dan Kekurangan Poco C95 Pro
Kelebihan Poco C95 Pro
- Daya Ekstra Baterai Jumbo 7.500 mAh: Dengan kapasitas sebesar ini, smartphone sanggup bertahan hingga 2 hari untuk pemakaian wajar atau memutar video nonstop selama 28 jam.
- Fitur Pengisian Daya Cepat & Reverse Charging: Perangkat ini mendukung turbo charging 45W untuk mengisi daya secara gesit. Selain itu, ponsel ini juga menyediakan pengisian daya balik kabel 22,5W agar HP bisa berfungsi sebagai powerbank bagi gadget lain.
- Layar 6,9 Inci 120Hz yang Mulus: Ukuran layarnya yang sangat lapang memberikan kepuasan maksimal saat menonton film, bermain game, maupun bernavigasi sehari-hari, didukung fitur adaptive refresh rate120Hz yang menyesuaikan gerakan layar secara instan dan efisien.
- Proteksi Layar Tangguh & Sertifikasi IP64: Menggunakan kaca pelindung premium Corning Gorilla Glass 7i serta bodi yang sudah mengantongi sertifikasi IP64 yang tahan debu dan percikan air.
- Dukungan Sistem Operasi Terbaru: Begitu pengguna membukanya dari kemasan, perangkat ini sudah mengusung antarmuka HyperOS 3 berbasis Android 16 saat meluncur pertama kali ke pasaran, menyajikan tampilan visual yang lebih segar, navigasi yang jauh lebih lancar, serta integrasi ekosistem yang mulus.
- Kelengkapan Fitur Pendukung: Perangkat ini telah dibekali stereo speakers untuk audio yang lebih imersif, sensor NFC guna kemudahan transaksi digital, serta konektivitas Bluetooth 5.4 yang cepat dan stabil, sekaligus tetap mempertahankan 3.5mm headphone jack demi kenyamanan pengguna yang menyukai koneksi audio kabel.
Kekurangan Poco C95 Pro
- Resolusi Layar Masih HD+: Dengan ukuran layar yang sangat bongsor (6,9 inci), resolusi yang hanya HD+ (720 x 1600 piksel) membuat kerapatan pikselnya agak rendah (sekitar 254 ppi), sehingga tampilannya tidak setajam layar Full HD+.
- Teknologi Memori eMMC 5.1: Penyimpanan internalnya masih menggunakan eMMC 5.1. Teknologi ini membaca dan menulis data lebih lambat daripada memori UFS. Hal ini ini tentunya akan memperpanjang waktu tunggu saat membuka aplikasi berat atau memindahkan berkas berukuran besar.
- Bodi Bongsor dan Berat: Baterai berkapasitas ekstrem mendorong bobot ponsel ini hingga mencapai 232 gram dengan ketebalan 8,8 mm. Ketebalan ini tentunya memicu rasa berat dan tebal saat Anda menggenggamnya lama atau mengantonginya.
- Performa Chipset Standar: MediaTek Helio G91-Ultra menenagai perangkat ini untuk memberikan performa yang cukup mumpuni saat menjalankan kebutuhan harian, media sosial, dan game kasual. Namun, chipset ini kurang bertenaga jika pengguna memaksakannya untuk memainkan game kompetitif bergrafis berat.
- Kemampuan Perekaman Video Terbatas: Ponsel ini hadir dengan kamera utama dengan beresolusi 50 MP. Namun, sayangnya perekaman videonya hanya terbatas pada resolusi maksimal 1080p di 30fps dan belum mendukung fitur penstabil video (OIS).
Harga dan Ketersediaan Poco C95 Pro
Poco C95 Pro resmi meluncur di pasar global (seperti Singapura dan Uni Eropa) pada 1 Oktober 2026. Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai harga dan jadwal peluncuran di Indonesia. Sebagai gambaran, berikut rincian harga penjualan awal (early-bird) di pasar Singapura beserta estimasi konversinya ke bentuk uang Rupiah:
Harga
• Varian RAM 6GB + Penyimpanan 128GB: Dibanderol seharga S$169 (sekitar Rp2,39 juta).
• Varian RAM 8GB + Penyimpanan 256GB: Dibanderol seharga S$199 (sekitar Rp2,82 juta).
Ketersediaan
- Pasar Global: Saat ini sudah tersedia di wilayah Singapura dan Uni Eropa dalam tiga pilihan warna, yaitu Black, Blue, dan Green.
- Pasar Indonesia: Pihak otoritas terkait telah menerbitkan beberapa sertifikasi masuk untuk perangkat ini. Akan tetapi, pihak Poco Indonesia belum mengumumkan tanggal rilis maupun harga resminya secara lokal.
