
loading…
FORNAS VIII di NTB tidak hanya menampilkan kompetisi olahraga, tetapi juga memperlihatkan bagaimana olahraga masyarakat dapat menjadi magnet baru bagi pariwisata berbasis sport tourism / Foto: Ist
Peraih medali perak FORNAS VII Jawa Barat 2023 ini menilai penunjukan NTB sangat tepat, terutama karena memberikan kesempatan berharga bagi banyak atlet lokal untuk merasakan atmosfer kompetisi nasional. “Tepat keputusan NTB menjadi tuan rumah FORNAS VIII. Banyak atlet NTB yang bisa merasakan pengalaman tampil di ajang event nasional,” ujar Ningrum, yang akrab disapa.
FORNAS VIII di NTB tidak hanya menampilkan kompetisi olahraga, tetapi juga memperlihatkan bagaimana olahraga masyarakat dapat menjadi magnet baru bagi pariwisata berbasis sport tourism. Kekuatan budaya lokal dan kei/ndahan alam NTB menjadi panggung alami yang memperkuat daya tarik acara ini.
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa FORNAS kali ini adalah bukti kesiapan NTB untuk menjadi tuan rumah event nasional dan internasional. “FORNAS ini adalah titik awal. Kami ingin dunia melihat NTB sebagai provinsi yang ramah, sehat, kreatif, dan siap menyelenggarakan ajang berkelas dunia. Semua yang hadir di sini bisa merasakan langsung keindahan alam kami, budaya yang hidup, dan semangat gotong royong masyarakat NTB,” ungkapnya.
Manfaat FORNAS VIII di NTB juga dirasakan langsung oleh masyarakat, seperti Reni Tampubulon dan adiknya, Margaretha Tampubolon. Kakak beradik yang lahir dan besar di Ampenan, Mataram ini memanfaatkan momen ini untuk pulang kampung.
“Saya senang FORNAS VIII di NTB. Jadi, saya antar anak sekalian ikut lomba Line Dance sekaligus pulang ke rumah orang tua dan bertemu saudara-saudara,” kata Reni yang kini tinggal di Yogyakarta, sembari tersenyum.
“Ya, saya jadi bisa melihat keponakan saya tampil di FORNAS VIII,” timpal Margaretha.
