NARASIBANGSA.ID, LUMAJANG – Pecinta kuliner di Kabupaten Lumajang bakal dimanjakan oleh kekayaan cita rasa Nusantara di Asia Nusa Festival (ANF) 2026. Aneka menu tradisional dan kreasi kuliner tersedia, mulai dari jajanan pasar khas Jawa, rawon Jawa Timur, Soto Banjar, hingga Coto Makassar.
Tak hanya menawarkan makanan, festival ini membawa misi lebih besar: membuka ruang pemasaran bagi UMKM lokal, memperkenalkan produk unggulan, sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan.
Dengan tekad UMKM naik kelas, pengagas acara yakni Generasi Digital Indonesia (Gradasi) Lumajang bersama pelaku UMKM memadukan wisata kuliner, hiburan, kreativitas komunitas, dan promosi produk lokal.
Salah satu daya tarik ANF 2026 adalah keberagaman menu di stand. Mulai makanan berat, jajanan tradisional, minuman segar, hingga kudapan moderen.
Bagi UMKM, ini kesempatan promosi produknya kepada konsumen lebih luas. Bagi masyarakat, menghemat biaya transport saat ingin membeli kuliner nusantara.
“Semisal di Stand Klepon Lumajang menyajikan klepon, apam, latok, lemet, dan gatot. Produk unggulannya adalah klepon dan apam Jawa,” kata Wiwik, panitia divisi UMKM, Kamis (15/10/2026).
Jajanan tradisional ini, kata Wiwik, memiliki daya tarik di tengah beragamnya pilihan makanan moderen dan menjadi kekayaan kuliner produk lokal.
Sementara itu, stand PIGO menawarkan pisang goreng khas Lumajang, Butterscotch Cendol Latte – perpaduan konsep minuman modern dan inspirasi tradisional.
Konsumen disajikan piliha makanan bercita rasa familiar dan makanan kreasi baru.
“Bagi penggemar camilan, ada Stand Risolin by Dapoer Amanda menghadirkan putu ayu, pastel, serabi kinca, dan risoles. Risoles menjadi produk utama yang ditonjolkan stand tersebut,” bebernya.
Bagi pelaku usaha, variasi produk membuka peluang menjangkau konsumen dengan selera dan kebutuhan berbeda.
Pilihan lain, menurut Wiwik, tersedia di JC Cafe, yang menawarkan rice bowl rendang, kopi, dan rambak pisang. Menu andalannya meliputi kopi, rice bowl rendang, serta rambak pisang.
Perpaduan menu tersebut menggabungkan hidangan yang praktis dengan sajian bercita rasa khas Indonesia. Format rice bowl, misalnya, menjadi salah satu pilihan bagi pengunjung yang membutuhkan makanan utama dengan penyajian praktis.
“Bagi pencinta makanan berkuah dapat melirik Stand Kedai Mami, yang menyediakan rawon khas Jawa Timur, pecel, dan soto ayam kampung,” terang Wiwik lagi.
