
loading…
Sebanyak 107 starter atau pembalap, turun bersaing di berbagai kelas yang dipertandingkan, mulai dari National Sport 150cc, National Sport 250cc, Supersport 600cc, Indonesia Junior Talent Cup U-15, Underbone 150cc, hingga Junior Sport 250cc U-18. Antusiasme peserta yang terus meningkat menjadi bukti bahwa Pertamina MRS semakin dipercaya sebagai panggung pembinaan pembalap menuju level yang lebih tinggi.
Ketua Pelaksana Pertamina MRS, Arif Syahbani, mengatakan penyelenggaraan putaran ketiga menghadirkan terobosan baru melalui penerapan sistem kualifikasi Q1 dan Q2 yang selama ini digunakan pada ajang balap dunia seperti Moto3, Moto2, hingga MotoGP.
Menurut Arif, penerapan regulasi tersebut merupakan bagian dari upaya membekali pembalap Indonesia dengan pengalaman dan pemahaman terhadap standar kompetisi internasional sejak dini, sehingga mereka semakin siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Di kesempatan yang sama, CEO Pride Motorsport, Eddy Saputra, menilai kualitas persaingan pada putaran ketiga semakin meningkat. Selain jumlah peserta yang terus bertambah, kemampuan para pembalap juga menunjukkan perkembangan yang signifikan.
“Persaingan di Round 3 ini semakin ketat, dan berlangsung seru. Saya ucapkan terimakasih kepada Pertamina atas dukungan yang konsisten, sehingga pembinaan pembalap muda Indonesia terus berjalan dan membuka peluang mereka berprestasi di level nasional maupun internasional,”ujar Eddy.
Komitmen tersebut juga ditegaskan oleh VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, yang hadir langsung menyerahkan penghargaan kepada para juara. Menurutnya, dukungan dalam Pertamina MRS merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem olahraga otomotif nasional.
