Techbiz.id – Samsung kembali menjadi pusat perhatian setelah empat perangkat terbarunya terdaftar di situs Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada 17 Agustus 2025. Keempat perangkat tersebut adalah Galaxy S25 FE, Galaxy Tab S11, Galaxy Tab S11 Ultra, serta Galaxy A71. Pendaftaran ini memperkuat sinyal bahwa kehadiran perangkat-perangkat baru tersebut di pasar Indonesia tinggal menunggu waktu.
Empat Perangkat Baru Samsung Masuk TKDN
Berdasarkan data dari Kemenperin, masing-masing perangkat memiliki nomor model dan nilai TKDN berbeda:
Galaxy S25 FE (SM-S731B) dengan nilai TKDN 38,20%.
Galaxy A71 (SM-A175F) yang mencatat nilai TKDN 40,30%.
Galaxy Tab S11 (SM-X736B) dengan TKDN 36,10%.
Galaxy Tab S11 Ultra (SM-X936B) dengan TKDN 35,40%.
Meski sudah terdaftar di TKDN, perangkat-perangkat tersebut masih menunggu sertifikasi postel dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Sertifikasi ini wajib dikantongi sebelum sebuah perangkat resmi dipasarkan di Indonesia. Hingga berita ini ditulis, Samsung Indonesia belum memberikan kepastian mengenai jadwal rilis keempat produk tersebut di Tanah Air.
Samsung Galaxy S25 FE Dirilis September 2025


Kabar menarik datang dari Korea Selatan. Menurut laporan FNNews (8/8/2025), Samsung berencana memperkenalkan Galaxy S25 FE pada 19 September 2025 di negara asalnya. Meski jadwal rilis global belum diumumkan secara resmi, strategi Samsung di masa lalu menunjukkan bahwa pasar internasional biasanya tidak perlu menunggu terlalu lama setelah debut di Korea.
Bahkan, peluncuran Galaxy S25 FE ini disebut-sebut akan bertepatan dengan ajang Internationale Funkausstellung (IFA) Berlin, sebuah pameran teknologi tahunan yang sering dimanfaatkan Samsung untuk memperkenalkan produk baru. Melihat tren sebelumnya, pasar Indonesia juga berpotensi besar menjadi salah satu negara awal yang kebagian varian FE ini.
Spesifikasi Bocoran Galaxy S25 FE


Galaxy S25 FE diposisikan sebagai versi “ramah kantong” dari seri flagship Galaxy S25. Meski lebih murah, spesifikasinya tetap menjanjikan pengalaman premium:
Layar: 6,7 inci Dynamic AMOLED 2X, mendukung HDR10+, refresh rate adaptif 120Hz.
Audio & Keamanan: sensor fingerprint di bawah layar dan stereo speaker.
Chipset: Exynos 2400, upgrade dari Galaxy S24 FE.
Software: Android 16 dengan antarmuka One UI 8, disertai janji update OS hingga 7 kali pembaruan utama.
Memori: RAM 8GB, pilihan penyimpanan internal 128GB dan 256GB.
Pilihan Warna: Icy Blue, Navy, Jet Black, White.
Kamera Depan: 12MP.
Kamera Belakang: Triple camera 50MP + 12MP + 8MP.
Baterai: 4.900mAh dengan fast charging 45W.
Ketahanan: Sertifikasi IP68 tahan debu dan air.
Dengan kombinasi tersebut, Galaxy S25 FE diperkirakan akan menjadi salah satu smartphone paling diminati, terutama bagi pengguna yang ingin merasakan performa flagship dengan harga lebih terjangkau.
Perbedaan Galaxy S25 FE dengan Galaxy S24 FE


Jika dibandingkan dengan pendahulunya, Galaxy S25 FE membawa beberapa peningkatan signifikan:
Performa Lebih Bertenaga: berkat chipset Exynos 2400, performa keseluruhan meningkat dari generasi sebelumnya.
Kamera Selfie Lebih Tajam: naik resolusi menjadi 12MP, cocok untuk pengguna yang gemar selfie maupun video call.
Pengisian Lebih Cepat: fast charging 45W membuat waktu pengisian baterai lebih singkat.
Dukungan Software Panjang: janji pembaruan OS hingga 7 kali menjadikannya salah satu ponsel dengan umur dukungan terlama di pasar Android.
Meski layar tidak mengalami peningkatan dari sisi ukuran maupun kualitas, keputusan ini diyakini sebagai langkah strategis untuk menjaga harga tetap kompetitif.
Strategi Samsung di Pasar Indonesia


Indonesia merupakan salah satu pasar besar Samsung, terutama untuk lini seri Galaxy FE yang dikenal menghadirkan spesifikasi flagship dengan harga lebih bersahabat. Lolosnya perangkat ini di TKDN semakin memperkuat dugaan bahwa Samsung akan merilis Galaxy S25 FE dan perangkat lain dalam waktu dekat.
Apalagi, varian Galaxy FE sebelumnya seperti Galaxy S21 FE dan Galaxy S23 FE juga cepat masuk ke pasar Tanah Air setelah peluncuran global. Hal ini tentu menambah optimisme bahwa Indonesia kembali akan menjadi salah satu negara awal yang kedatangan Galaxy S25 FE.
Penantian Penggemar Samsung


Hadirnya Galaxy S25 FE jelas disambut antusias oleh komunitas penggemar. Perangkat ini menjadi opsi menarik bagi mereka yang ingin merasakan kecanggihan Galaxy S25, tetapi dengan harga lebih ramah di kantong. Selain itu, keberadaan Galaxy Tab S11 series dan Galaxy A71 yang juga sudah tercatat di TKDN menunjukkan bahwa Samsung sedang menyiapkan serangkaian produk baru untuk memperkuat ekosistemnya.
Dengan begitu, kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari Samsung Indonesia terkait tanggal rilis dan harga. Jika benar meluncur di September atau Oktober 2025, kehadiran perangkat ini bisa menjadi salah satu momentum besar Samsung di pasar Indonesia tahun ini.
Kesimpulan
Samsung kembali menunjukkan keseriusannya di pasar Indonesia dengan mendaftarkan empat perangkat baru di TKDN: Galaxy S25 FE, Galaxy Tab S11, Galaxy Tab S11 Ultra, dan Galaxy A71. Kehadiran Galaxy S25 FE menjadi yang paling dinantikan karena membawa keseimbangan antara harga dan performa, dengan dukungan software jangka panjang hingga 7 kali pembaruan OS.
Meski belum ada jadwal pasti untuk rilis di Indonesia, sinyal kuat dari TKDN memberi gambaran bahwa peluncurannya semakin dekat. Bagi pecinta teknologi, terutama penggemar Samsung, ini jelas menjadi kabar baik yang patut ditunggu.
