Techbiz.id – Menurut laporan, Samsung akan meluncurkan perangkat lipat Galaxy terbaru pada bulan Juli ini, dan mereka menyimpan lebih dari satu kejutan. Selain model Galaxy Z Wide Fold terbaru, Samsung kabarnya juga akan mengganti nama Galaxy Z Fold 8 dan model baru tersebut, serta menghadirkan kejutan berupa kamera inovatif terbaru.
Galaxy Z Fold 8 Ultra

Menurut laporan terbaru, Samsung tampaknya akan mengubah nama Galaxy Z Fold 8 yang telah dinantikan menjadi Galaxy Z Fold 8 Ultra. Jika boleh menebak, Samsung akan segera memasarkan perangkat yang satu ini sebagai model andalannya karena membawa perangkat keras yang jauh lebih kuat di antara kedua model baru tersebut.
Menurut bocoran terbaru, Galaxy Z Fold 8 Ultra akan mengusung baterai 5.000 mAh dan pengaturan tiga kamera yang ikonik. Di sisi lain, laporan terbaru menyebutkan ponsel lipat ini akan hadir dengan dua kamera tanpa lensa telefoto dan baterai 4.800 mAh. Namun, hal ini tidak berarti bahwa Samsung sudah membuang nama Fold 8.
Galaxy Z Wide Fold Tidak Ada Lagi
Ada dua nama yang beredar untuk ponsel andalan lipat lebar terbaru dari Samsung. Yaitu Galaxy Z Wide Fold dan Galaxy Z Fold 8 Wide. Menurut kami, nama yang kedua sama sekali tidak enak didengar. Jadi kami sangat senang sekali karena pihak Samsung tampaknya akan merilis ponsel ini dengan nama yang lebih sederhana. Samsung akan menamai ponsel lipat eksperimental baru ini menjadi Galaxy Z Fold 8.
Rumor yang beredar mengklaim bahwa Samsung akan membekali ponsel ini dengan hardware yang sedikit kurang bertenaga. Sehingga keputusan menamai model tradisional sebagai ponsel ‘Ultra’ terasa sangat masuk akal. Kedua ponsel lipat Galaxy terbaru ini tentunya juga akan mengusung kamera selfie inovatif di layar eksternalnya.
Berbagai macam laporan dan gambar render telah menunjukkan bahwa ukuran kamera depan tersebut akan jauh lebih kecil daripada model-model sebelumnya yang telah lama hadir. Kamera baru ini kemungkinan besar akan hadir pada seri Galaxy S27 tahun depan.
Apple Juga Melakukan Hal yang Sama dengan Samsung
Apple kemungkinan besar akan menamai iPhone lipat barunya sebagai iPhone Ultra, yang rencananya mereka rilis akhir tahun ini bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Berbagai macam laporan menyebutkan bahwa Apple memilih menggunakan nama ‘Ultra’ alih-alih menggunakan nama seperti iPhone Fold.
Sementara itu, Samsung dikabarkan telah mulai memutuskan untuk menggunakan nama ‘Pro’ untuk jajaran Galaxy S27. Saat ini, Samsung sedang mengembangkan Galaxy S27 Pro yang akan mengusung spesifikasi hardware yang sama persis dengan Galaxy S27 Ultra.
Namun dalam bentuk yang lebih ringkas dan kemungkinan tanpa S Pen. Apakah ini sekadar upaya standarisasi nama ponsel pada produk-produk yang sangat dinantikan sekali dari kedua pesaing tersebut. Ataukah masih ada hal lain yang terjadi di balik layar?
Mengapa Samsung Memilih untuk Mengganti Nama? Mungkin Ada Dua Alasan Logis
Jika kita harus menebak, maka kita bisa menyebutkan dua alasan di balik keputusan Samsung untuk mulai mengganti nama perangkat lipat Galaxy-nya. Tentu saja, hal ini dengan catatan bahwa laporan tersebut sangat akurat, yang kemungkinan besar memang demikian mengingat laporan terbaru tersebut berasal dari sumber yang cukup terpercaya dan memiliki hubungan dengan rantai pasokan produk.
Menurut kita, satu-satunya alasan terbesar mengapa pihak Samsung memproduksi ponsel lipat lebar ini adalah karena desain iPhone Ultra. Jika bentuk perangkat yang satu ini berhasil populer, maka Samsung tentunya sangat ingin ikut meraup keuntungan dari pasar tersebut. Mengganti nama ponsel Galaxy lipat lebar menjadi Fold 8 mungkin merupakan cara untuk membuatnya tampak seperti pilihan standar.
Sekaligus pesaing langsung dari produk sejenis iPhone. Alasan lainnya yang jauh lebih sederhana dan masuk akal adalah karena model baru ini tidak semewah versi tradisionalnya. Maka tentunya sangat masuk akal sekali untuk menyebutnya sebagai model standar dan yang lain sebagai varian ‘Ultra’. Namun demikian, ini adalah sesuatu hal yang pastinya membutuhkan waktu sedikit jauh lebih lama untuk terbiasa.
